SMP KOLESE PETRUS CANISIUS DIBANGUN DI PULAU BURU

Bapak Uskup Amboina, Mgr. Seno Ngutra, dalam berbagai kesempatan sering mengungkapkan bahwa “Pulau Buru Adalah cinta pertamaku sebagai Uskup”. Ungkapan ini mau menunjukkan Bahwa Bapak Uskup memiliki perhatian yang besar bagi umat Katolik bahkan bagi masyarakat di Pulau Buru. Untuk mewujudkan misi Bapak Uskup dalam pembangunan pulau Buru, maka pada tanggal 20 Mei 2023 dilaksanakan acara peletakan batu pertama pembangaunan SMP Kolese Petrus Canisius di desa Lele, dataran Waeyapo

Dalam sambutannya Bapak Uskup menegaskan bahwa “Sekolah ini merupakan bukti cinta pertama Uskup untuk Pulau Buru. Sekolah ini terbuka untuk umum sehingga seluruh anak-anak masyarakat Buru dapat bersekolah di Sini. Sekolah ini akan menjujung tinggi Pendidikan Karakter dan menjadikan setiap anak menjadi beriman menurut agamanya masing-masing. Jika ada anak Muslim yang bersekolah di sini jadilah Muslim yang taat, jika ada anak Protestan yg bersekolah di sekolah ini maka dia akan menjadi anak GPM yg taat pada agamanya”.

Penjabat Bupati Buru dalam sambutannya yang dibawakan oleh camatt Lolong Guba Antonius Besan, S. Pd, M. Pd mengapresiasi Bapak Uskup yang telah bekerjasama dalam pembangunan di Pulau Buru. Pemerintah Kabupaten Buru juga berharap, melalui kunjungan ini Bapak Uskup berperan aktif dalam membantu umat Katolik dan semua umat beragama, dan para pemuka agama dalam memberikan pesan-pesan damai dan kebersamaan dalam merajut kekeluargaan sebagai orang basudara , orang Kai Wai di Bumi Burolo.

Lahan seluas 2 hektar, yang akan dibangun SMP Kolese Petrus Canisius ini, merupakan pemberian dari Keluarga Wael untuk Genera Keuskupan Amboina. Dengan dihibahkan tanah untuk pembanguna sekoah ini, menunjukkan bahwa masyarakat desa Lele di dataran Waeyapo menyambut baik dan mendukung sepenuhnya usaha Bapak Uskupb dalam pembanguna di pula Buru (END-KOMSOS KA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

Categories

Tags

There’s no content to show here yet.